Harokah

News Update :

Featured Post 4

jalan pks 970 photo jalanpks.jpg

PILKADA UPDATE

Ruang Perempuan

Kudus Makin Sejahtera

 photo smiley2.jpg

TAUJIH

TWEET

twitter :@pkskaliwungu email :pkskaliwungu@yahoo.co.id

Berapa Mahar untuk Jadi Caleg PKS??

Sabtu, 23 Maret 2013

Malam Jumat 21 Maret 2013, Pengajian rutin kami yang biasanya meng-kaji berbagai macam ilmu baik mengenai syariah, ekonomi,  sosial-kemasyarakatan, kesehatan,  dan ilmu-ilmu lainnya terhenti sejenak karna ada informasi penting yang harus disampaikan. Pembimbing kajian kami nampak agak ragu untuk memulai pembicaraan mengenai informasi tersebut.
Pelan dan masih tampak ragu beliau menyampaikan bahwa sebelumnya beliau diundang lewat sms oleh pengurus DPD PKS kota Bandung bahwa ada rapat yang wajib diikuti  untuk keberlangsungan dakwah tanpa ada keterangan lebih lanjut tentang tema apa yang akan dibahas pada rapat tersebut. Beliau datang menghadiri rapat sambil bertanya-tanya dalam hatinya, apa gerangan yang akan di bahas di rapat tersebut, apakah beliau akan ditugaskan untuk membuka dakwah di pedalaman atau di wilayah Indonesia Timur, atau ada hal yang lainnya yang akan dibahas.
Sesampainya di lokasi pertanyaan di dalam hatinya semakin banyak, Semula isi sms menyebutkan Undangan rapat khusus untuk dirinya saja tidak untuk orang lain tapi ternyata di lokasi sudah berkumpul kisaran 40 orang yang sudah hadir dan siap mengikuti agenda rapat via undangan sms berisi hal yang senada. Dari kebanyakan yang hadir, mereka juga tidak tahu menahu perihal apa mereka dikumpulkan.
Pada gilirannya Ust Tate Komarudin (klo saya gak salah denger) mengumumkan bahwa mereka yang hadir akan di daftarkan oleh PKS untuk menjadi Bakal calon anggota legislatif dari partai tersebut. Dari kesemuanya tidak ada yang mencalonkan diri, mereka semua ditunjuk partai karna dinilai tepat untuk menduduki amanah tersebut. Kontan hampir semua undangan berkeberatan untuk mengambil amanah berat ini,  banyak alasan mengapa mereka ingin menolak, mulai dari harus minta izin suami , izin istri, pekerjaan tidak bisa ditinggalkan, masih banyak kader lain yang pantas dan kompeten, takut tidak amanah, dan lain sebagainya.
Dari sekian banyak alasan hanya beberapa orang saja yang diterima karna alasannya dinilai kuat sehingga PKS harus menelepon orang lain untuk menggantikan kursi yang kosong tersebut, sementara yang lainnya harus “Sami’naa wa atho’naa” pada keputusan partai. Begitu Pembimbing kami  mengisahkan kepada kami prihal pertemuan beberapa hari yang lalu di DPD PKS Kota Bandung.
Dengan ucapan kata yang sedikit terbata-bata beliau juga menegaskan kepada kami bahwa beliau tidak ingin menjadi Caleg karna merasa tidak kompeten di bidang ini. Walau Beliau selama ini ditugaskan di staf fraksi PKS kota Bandung, beliau masih merasa kurang pantas untuk dijadikan calon legislatif dari partai islam ini. Apalagi di Kecamatan Cicendo, Andir, Sukajadi, dan Sukasari yang tergabung di CD1 masih banyak kader partai yang secara kompetensi dan popularitas dirasa lebih pantas menduduki amanah tersebut. Beliau meminta pandangan dari kami murid-muridnya terkait masalah ini.
Buat saya pribadi yang hanya sebatas simpatisan partai, berita ini adalah berita baik karna kedepan jika beliau jadi aleg, permasalahan masyarakat di lingkungan sekitar bisa lebih mudah untuk saya koordinasikan dengan anggota dewan yang tak lain adalah guru saya sendiri, tapi diluar itu saya kagum benar dengan partai ini, alasannya karna tidak ada satupun caleg yang mencalonkan diri. Yang lebih anehnya disaat dipartai lain orang-orang saling sikut untuk dapat dicalonkan partainya, disini  orang-orang berlomba-lomba agar dirinya batal dicalonkan. AJAAIIB.
Memang aneh partai yang satu ini disaat orang lain berebut kekuasaan untuk dirinya sendiri, di partai ini hampir tidak pernah terdengar cekcok internal yang memperebutkan kekuasaan. Bahkan di kecamatan saya, Cicendo, seorang Ketua DPC (Setingkat Camat) rela dan mau-maunya turun jabatan jadi seorang Ketua DPRa(Setingkat Kelurahan). Tercatat 2 orang mantan Ketua DPC turun pangkat jadi Ketua DPRa. Begitu juga di kelurahan saya, Setingkat Ketua DPRa rela turun tahta jadi sekertaris DPRa dan mereka malah senang jika jabatannya diturunkan.
Kembali kepada pencalonan anggota legislatif. Banyak pertanyaan yang muncul di otak saya. Kemudian saya sampaikan ke Pembimbing saya bak seorang wartawan bertanya kepada narasumbernya:
***
Saya : Emang di PKS gak membuka pendaftaran calon anggota legislatif kayak di partai lain ya stadz?
Pembimbing : Untuk di daerah yang kekurangan kader mungkin ada, tapi untuk Bandung kader PKS nya relatif banyak dan sengaja gak dibuka buat umum agar koordinasi ketika menjadi aleg bisa lebih enak dan cepat. Biasanya Partai yang membuka lowongan caleg adalah partai-partai yang kurang kader, atau tidak PD dengan kadernya sendiri.
***
Saya : Terus denger-denger sih klo pingin jadi caleg kan harus ada Mahar atau biaya pendaftaran, kalau di PKS kota Bandung ada gak, stadz??
Pembimbing : Alhamdulillah sampai saat ini gak ada, kalaupun ada paling hanya untuk tes kesehatan dan pemenuhan administrasi yang lainnya, dan itu mah saya pikir wajar.
***
Saya : Berarti kalau begitu atributisasi  berupa baner, spanduk, baligho, dll gak dikoordinir sama partai?
Pembimbing: Iya untuk sementara diserahkan kepada individu gak ada sedikitpun dipungut untuk kepentingan partai. Tapi gak tau juga kedepannya. Klo antum tanya ke anggota dewan dari partai lain berapa mereka habiskan untuk jadi Aleg di kota Bandung terus jika dibandingkan dengan Aleg-aleg kita antum akan kaget akh? Jangankan antum anggota dewan dari partai lain aja gak percaya, gimana enggak mereka untuk jadi aleg harus ngeluarin duit buat kampanye ratusan juta bahkan ada yang tembus Miliaran, sedangkan di kita rata-rata cuman habis 20 Juta atau paling gede 50 Juta, gimana gak ngiri coba. Tapi disisi lain mereka juga “nyinyir” anggota dewan kita karna tiap bulan iuran untuk partai lumayan gede, PKS adalah partai yang paling besar mungut iuran dari anggota legislatifnya sebulan bisa jutaan tergantung honor yang diterima pada bulan tersebut padahal dipartai lain cuman nyampe ratusan ribu aja.
(Tapi itu wajar malah jadi gak wajar jika ada partai yang iurannya kecil tapi kegiatan partainya banyak. Perlu dipertanyakan kegiatan partainya dapet dana dari mana?)
***
Pertanyaan-pertanyaan saya sebenernya agak banyak, cuman gak enak aja untuk dibahas di forum, akhirnya setelah banyak perbincangan lainnya kajian ditutup dengan menanyakan kabar terutama kabar 3 orang bujang tersisa di kelompok kami yang coba di sangkut-sangkutkan dengan binaan istrinya yang kebanyakan perawat dan dokter, maklum istri pembimbing saya adalah seorang dokter yang punya binaan para perawat dan dokter juga. Saya termasuk yang terpojokan dan tak bisa mengelak. Satu hal yang bisa dilakukan hanya bisa berceloteh mengalihkan “isu”. Kajian-pun ditutup pukul 23.15-an dengan informasi-informasi baru yang kami dapatkan. Dengan kabar tersebut saya semakin simpati dengan partai ini, saya siap kerja bersama partai ini walau sekali lagi untuk dijadikan kader saya masih ragu karna tidak siap lahir dan Batin  :p

Oki Priyadi

*http://politik.kompasiana.com/2013/03/22/berapa-mahar-untuk-jadi-caleg-dari-pks--539476.html

Berapa Mahar untuk Jadi Caleg PKS??

Malam Jumat 21 Maret 2013, Pengajian rutin kami yang biasanya meng-kaji berbagai macam ilmu baik mengenai syariah, ekonomi,  sosial-kemasyarakatan, kesehatan,  dan ilmu-ilmu lainnya terhenti sejenak karna ada informasi penting yang harus disampaikan. Pembimbing kajian kami nampak agak ragu untuk memulai pembicaraan mengenai informasi tersebut.

Bidpuan PKS Kudus launching Gabungan Pengusaha Sejahtera

Kamis, 28 Februari 2013

image
PWK Kudus
Kudus, PKS Jateng Online—Dalam rangka memupuk jiwa wirausaha dan sebagai sarana komunikasi antar pengusaha PKS, bidang perempuan (Bidpuan) PKS Kudus mendeklarasikan pembentukan gabungan Pengusaha Perempuan Sejahtera (GPP Sejahtera), Minggu (10/02) di Kudus Jawa Tengah.

Menurut Sekretaris Bidang perempuan PKS Jawa Tengah, Dyah Woro, Agenda semacam ini penting agar para pengusaha PKS lebih solid dan teroranisir dalam melaksanakan usahanya.
“para pengusaha perempuan PKS harus lebih rapi dalam memanajemen usahanya,” terang Woro kepada PKS Jateng Online.
Selain agenda utama launching GPP sejahtera, agenda hari itu juga dirangkaikan dengan Talkshow Succes Story Pengusaha Perempuan yang menghadirkan Narasumber Endang Sutirah, Pemilik Roudloh Bag Collection dan Yuni Lusiana, pemilik Bumbu Master Huha.
Untuk menyemangati kade perempuan PKS dalam berkontribusi, DPD PKS Kudus juga menggelar Lomba khusus PWK teladan, yang  dimenangkan oleh PWK DPC GEBOG. DPC Gebog menjadi juraa karena kegiatan di DPC ini rutin berjalan, struktur solid sampai tingkat DPRa, dan peserta expo banyak dan beragam mulai makanan sampai konveksi.
Rencananya, follow up dari agenda tersebut, para peserta akan dijadikan relawan PWK PKS Kudus. [MasDepe]

Selamat Idul Qurban 1430 H

Jumat, 27 November 2009

Segenap pengurus PKS Kaliwungu mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Qurban 1430H.Marilah kita tauladani dan mengambil ibrah atas apa yang pernah dilakukan Bapak para Nabi; Ibrahim AS.
Sebagai info DPC Kaliwungu akan melakukan penyembelihan hewan qurban besok pada hari Ahad 30 Nopember 2009.InsyaAlloh akan menyembelih 1 ekor sapi dan satu ekor Kambing

Kenangan 9 April

Jumat, 08 Mei 2009





Sudah lama ya blog ini tidak diperbarui....
Besok tepat satu bulan pelaksanaan Pemilu 2009.Ada perasaan bahagia dan sedih mengiringi hasil Pemilu kali ini.
Bahagia karena Alhamdulillah secara umum perolehan suara dan kursi PKS meningkat.Secara nasional pun PKS menduduki peringkat 4, walaupun masih jauh dari target 20% suara.Bahagianya lagi untuk Dapil 2 Jateng, Ustadz Kamal masih tetap berada di Gedung Berlian.Bahkan kabarnya diperkirakan anggota dewan DPRD Jateng menjadi 10 Orang.Itu berarti tiap Dapil memperoleh kursi.Alhamdulillah.Semoga PKS akan lebih mewarnai Gedung Berlian dengan aksi Bersih-Peduli-Orofesioal.
Sedihnya saudara saudara.Kami tidak bisa mengantarkan kembali P Syuaibul Huda dan P Parjono menuju gedung dewan.
Begitu pula dengan Dapil lain mengalami nasib yang sama.Tercatat hanya Dapil 1 yang memperoleh 1 kursi (P Bowo).Rasa sedih yang kami rasakan...Tapi dibalik itu ada sesuatu yang membuat kami merasa kuat.Apa itu?
Tidak lain karena Kami telah menunjukkan etika berpolitik yang bersih.Yaitu dengan tidak melakukan politik uang seperti yang dilakukan partai lain.Dengan kata lain, untuk mengalahkan PKS mereka sampai dedhel dhuwel menghabiskan beratus ratus juta untuk membendung PKS.

RIBUAN MASSA MENGIKUTI KAMPANYE PKS

Kamis, 02 April 2009



Hari jumat, 28 Maret 2009 ribuan massa, Sejak pukul 13 memenuhi lapangan sepak bola Kedungdowo.Ini merupakan kampanye terakhir PKS Kab Kudus.
Hadir dalam kampanye itu adalah Habib DR.Salim Segaf Al Jufri.Beliau adalah Duta Besar Arab Saudi dan Oman.Kampanye juga dihadiri oleh caleg-caleg di tingkat pusat sampai daerah

Semoga ini adalah awal kemenangan PKS

Sabtu, 14 Maret 2009

Kalau kita amati sepanjang jalan Kudus - Jepara ada yang janggal dengan atribut kampanye PKS.Berbagai baliho, poster PKS yang semula aman-aman saja, tadi pagi telah rusak oleh tangan-tangan yang tak bertanggung jawab.
Berbagai poster itu sebagian besar di pilox merah ada juga yang hitam.Banyak juga baliho yang sengaja di disobek.Ternyata aksi yang sangat tidak terpuji itu juga terdapat yulisan-tulisan yang sangat tidak sopan bagi siapa saja yang melihatnya.Yang membuat heran ternyata hanya baliho PKS saja yang dirusak.
Di Kecamatan Kaliwungu sepanjang Jalan Kudus-Jepara, dari Papringan sampai POM Bensin Prambatan nyaris tidak ada yang utuh.
Kerusakan juga terjadi di Kecamatan Gebog dan sebagian Kota.Malah kabarnya, menurut teman dari Jepara hal serupa juga terjadi sampai Welahan Jepara.
Semoga ini adalah awal dari PKS di Kudus
Allohu Akbar!!!!
 
 photo pksno3_zps07baf103.gif
© Copyright PKS KALIWUNGU - KUDUS 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com.